Senin, 06 Juni 2016



CARA INSTALASI & KONFIGURASI LINUX DEBUAN 6 MENGGUNKAN VIRTUALBOX
Perkenalkan nama saya arif riswandi kelas : XI tkj pantailabu .pada kali ini saya akan sedikit sharing informasi tentang instalasi linux debian 6 menggunakan virtualbox , ya semoga blog saya ini dapat sedikit membantu untuk untuk kita semua dalam hal mendalami linux debian ,
A.     Setting instalasi virtualbox
dalam hal ini kita akan melakukan instalasi virtualbox untuk instalasi debian
3.PNG
Pemilihan nama komputer systemnya dalam mesin virtual
4.PNG
Pemilihan ukuran memory untuk computer gues pada mesin virtual, semakin banyak ukuranya maka saat melakukan instalasi akan semakin cepat
6.PNG
7.PNG
8.PNG
Pemberian ukuran hardisk yg akan kita gunakan
B.      Setting virtualbox adapter pada virtualbox
Dalam mesin virtualbox terdapat 4 adapter yaitu NAT, Bridge adapter, Host only adapter, Internal network, dan generic draver, jadi dalam instalasi ini saya menggunakan 2 adapter yaitu adapter Bridge adapter dan Host only adapter
Adapter pertama
1.PNG
Adapter kedua
2.PNG
C.      Instalasi debian6 pada virtualbox
Pilih install
10.PNG
Pemilihan bahasa pilih
11.PNG
Pemilihan lokasi negara kita
12.PNG
Pemilihan jenis keyboard yang kita gunakan
13.PNG
Pemilihan adapter yang di gunakan untuk network utama
36.PNG
Pemilihan nama host
Pemilihan nama domain
15.PNG
Pemberian password untuk root: contohnya 1
16.PNG
Pengulangan password ulangi password yg tadi yaitu 1
17.PNG
Pemberian nama lengkap pengguna
18.PNG
Pemberian nama account
19.PNG
Pemberian  password untuk usser kalau bisa samakan saja , agar tidak sulit saat sistem operasi meminta password
20.PNG
Pengulangan password pada usser
22.PNG
Pemilihan zona waktu
23.PNG
Pemilihan metode dalam pembagian partisi
24.PNG
25.PNG
Rencana dalam pemartisian hardisk
26.PNG
Pilih finish dalam pemartisian hardisk
27.PNG
Pilih yes untuk menulis perubahan pada hardisk
28.PNG
Pilih no karena kalau yes nanti dia minta cd binarry debian yaang ke 2
29.PNG
Pilih no untuk tidak memlih instalasi menggunakan  jaringan cermin / menggunakan conection

30.PNG
Pilih no untuk tidak berpatisipasi
31.PNG
32.PNG
Pilih agar tanda bintang di atas hilang , yaitu menggunakan tombol spaci pada keyboard agar tanda bisa hilang , karena jika tidak dihilangkan nantinya sistem operasinya menjadi berbasis GUI
33.PNG
Pilih yes , agar sistem operasi nanti dapat booting
34.PNG
35.PNG
Tahap instalasi sudah selesai , di sini kita memasukan perintah untuk masuk yaitu root, setelah itu masukan password untuk root tadi yaitu 1, setelah ini kita langsung masuk tahap konfigurasi
KONFIGURASI LINUX DEBIAN 6

v  SETTING NETWORKING
#nano /etc/network/interfaces
allow-hotplug eth0
iface eth0 inet static
            address 192.168.1.10
            netmask 255.255.255.0
            network 192.168.1.0
            broadcast 192.168.1.255
            gateway 192.168.1.254
auto eth1
iface eth1 inet static
            address 10.10.10.100
            netmask 255.0.0.0
            network 10.10.10.0
            broadcast 10.10.10.254
- lalu restart
#/etc/init.d/networking restart

v  INSTALL PAKET DNS YANG DIPERLUKAN
#apt-get install bind9
#cd /etc/bind
#nano /etc/bind/named.conf.local
Tambahkan perintah di bawah
zone "global.sch.id" {
                        type master;
                        file "db.global";
};
zone "10.in-addr.arpa" {
                        type master;
                        file "db.10";
};

#cd /etc/bind
#cp db.local /var/cache/bind/db.global
#nano /var/cache/bind/db.global
Edit seperti tampilan dibawah
; BIND data file for local loopback interface
;
$TTL    604800
@       IN      SOA     global.sch.id. root.global.sch.id. (
                              2         ; Serial
                         604800         ; Refresh
                          86400         ; Retry
                        2419200         ; Expire
                         604800 )       ; Negative Cache TTL
;
@        IN      NS      global.sch.id.
@        IN      A       10.10.10.100
www   IN      A       10.10.10.100
mail     IN      A       10.10.10.100
ftp       IN      A       10.10.10.100
lalu simpan
#cp db.127 /var/cache/bind/db.10
#nano /var/cache/bind/db.10
;
; BIND reverse data file for local loopback interface
;
$TTL    604800
@       IN      SOA     global.sch.id. root.global.sch.id. (
                              1         ; Serial
                         604800         ; Refresh
                          86400         ; Retry
                        2419200         ; Expire
                         604800 )       ; Negative Cache TTL
;
@       IN      NS      global.sch.id.
137.10.10       IN      PTR     global.sch.id.
Lalu simpan
#nano /etc/resolv.conf
isikan yang dibawah
            domain global.sch.id
            search global.sch.id
            nameserver 10.10.10.100
            search google.com
            nameserver 8.8.8.8
- lalu simpan
- restart hasil konfigurasi tersebut
#/etc/init.d/bind9 restart

- SETTING WEBSERVER
#apt-get install apache2
#cd /var/www
#rm -rf apache2-default
#touch index.html
#nano index.html
#apt-get install php5
#nano /var/www/tes.php
- isikan perintah dibawah ini
<?php phpinfo; ?>
- lalu restart
#/etc/init.d/apache2 restart

Lalu setting pada adapter pada virtualbox
37.PNG
Pilih internet protokol version 4, setelah itu isilah
38.PNG
No 1, isikan ip address mengikuti jaringan yang menuju ke client yaitu eth1
      2, isikan default gateway , yaitu ip dari jaringan eth1
      3, isikan ip address eth0 untuk dns servernya
Setelah itu buka web browser anda , lalu ketikan domain anda , jika berhasil maka tampilan webserver anda akan muncul.....
39.PNG
Atau menggunkan ip client
40.PNG
Selamat mencoba.................................

0 komentar:

Posting Komentar