CARA INSTALASI & KONFIGURASI LINUX DEBUAN 6 MENGGUNKAN VIRTUALBOX
Perkenalkan nama saya arif riswandi kelas : XI tkj pantailabu
.pada kali ini saya akan sedikit sharing informasi tentang instalasi linux
debian 6 menggunakan virtualbox , ya semoga blog saya ini dapat sedikit
membantu untuk untuk kita semua dalam hal mendalami linux debian ,
A.
Setting
instalasi virtualbox
dalam hal ini kita akan melakukan instalasi virtualbox untuk
instalasi debian

Pemilihan
nama komputer systemnya dalam mesin virtual

Pemilihan
ukuran memory untuk computer gues pada mesin virtual, semakin banyak ukuranya
maka saat melakukan instalasi akan semakin cepat



Pemberian
ukuran hardisk yg akan kita gunakan
B.
Setting
virtualbox adapter pada virtualbox
Dalam mesin virtualbox terdapat 4 adapter yaitu NAT, Bridge
adapter, Host only adapter, Internal network, dan generic draver, jadi dalam
instalasi ini saya menggunakan 2 adapter yaitu adapter Bridge adapter dan Host
only adapter
Adapter pertama

Adapter kedua

C.
Instalasi
debian6 pada virtualbox
Pilih install

Pemilihan bahasa pilih

Pemilihan lokasi negara kita

Pemilihan jenis keyboard yang kita
gunakan

Pemilihan adapter yang di gunakan
untuk network utama

Pemilihan nama host

Pemilihan nama domain

Pemberian password untuk root:
contohnya 1

Pengulangan password ulangi
password yg tadi yaitu 1

Pemberian nama lengkap pengguna

Pemberian nama account

Pemberian password untuk usser kalau bisa samakan saja
, agar tidak sulit saat sistem operasi meminta password

Pengulangan password pada usser

Pemilihan zona waktu

Pemilihan metode dalam pembagian partisi


Rencana dalam pemartisian hardisk

Pilih finish dalam pemartisian
hardisk

Pilih yes untuk menulis perubahan
pada hardisk

Pilih no karena kalau yes nanti dia
minta cd binarry debian yaang ke 2

Pilih no untuk tidak memlih
instalasi menggunakan jaringan cermin /
menggunakan conection

Pilih no untuk tidak berpatisipasi


Pilih agar tanda bintang di atas
hilang , yaitu menggunakan tombol spaci pada keyboard agar tanda bisa hilang ,
karena jika tidak dihilangkan nantinya sistem operasinya menjadi berbasis GUI

Pilih yes , agar sistem operasi nanti dapat booting


Tahap instalasi
sudah selesai , di sini kita memasukan perintah untuk masuk yaitu root, setelah
itu masukan password untuk root tadi yaitu 1, setelah ini kita langsung masuk
tahap konfigurasi
KONFIGURASI
LINUX DEBIAN 6
v SETTING NETWORKING
#nano /etc/network/interfaces
allow-hotplug
eth0
iface
eth0 inet static
address 192.168.1.10
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.255
gateway 192.168.1.254
auto
eth1
iface
eth1 inet static
address 10.10.10.100
netmask 255.0.0.0
network 10.10.10.0
broadcast 10.10.10.254
-
lalu restart
#/etc/init.d/networking restart
v INSTALL PAKET DNS YANG DIPERLUKAN
#apt-get install bind9
#cd /etc/bind
#nano /etc/bind/named.conf.local
Tambahkan
perintah di bawah
zone "global.sch.id" {
type
master;
file
"db.global";
};
zone "10.in-addr.arpa" {
type
master;
file
"db.10";
};
#cd /etc/bind
#cp db.local /var/cache/bind/db.global
#nano /var/cache/bind/db.global
Edit
seperti tampilan dibawah
;
BIND data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA
global.sch.id. root.global.sch.id. (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS
global.sch.id.
@ IN A
10.10.10.100
www IN A
10.10.10.100
mail IN A
10.10.10.100
ftp IN A
10.10.10.100
lalu
simpan
#cp db.127 /var/cache/bind/db.10
#nano /var/cache/bind/db.10
;
;
BIND reverse data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@
IN SOA global.sch.id. root.global.sch.id. (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@
IN NS global.sch.id.
137.10.10 IN
PTR global.sch.id.
Lalu
simpan
#nano /etc/resolv.conf
isikan
yang dibawah
domain global.sch.id
search global.sch.id
nameserver 10.10.10.100
search google.com
nameserver 8.8.8.8
-
lalu simpan
-
restart hasil konfigurasi tersebut
#/etc/init.d/bind9 restart
-
SETTING WEBSERVER
#apt-get install apache2
#cd /var/www
#rm -rf apache2-default
#touch index.html
#nano index.html
#apt-get install php5
#nano /var/www/tes.php
-
isikan perintah dibawah ini
<?php phpinfo; ?>
-
lalu restart
#/etc/init.d/apache2 restart
Lalu
setting pada adapter pada virtualbox

Pilih internet protokol version 4, setelah itu isilah

No 1, isikan ip address mengikuti jaringan yang menuju
ke client yaitu eth1
2, isikan
default gateway , yaitu ip dari jaringan eth1
3, isikan
ip address eth0 untuk dns servernya
Setelah itu buka web browser anda , lalu ketikan
domain anda , jika berhasil maka tampilan webserver anda akan muncul.....

Atau menggunkan ip client

Selamat mencoba.................................






0 komentar:
Posting Komentar